Tentang aku

Selasa, 14 Mei 2013

Hey...KAMU!!

Hei..kamu, aku suka menatapmu...
aku suka melihatmu dengan caraku..
aku suka melihatmu tersenyum padaku
aku suka melihatmu menatapku penuh arti..

Hei..kamu, aku suka mendengarmu..
aku suka mendengarmu memanggilku..
aku suka mendengarmu rayumu..
aku suka mendengarmu tertawa bersamaku..

Hei..kamu, aku suka memegangmu..
aku suka menggegam tanganmu..
aku suka memainkan jemarimu..

Hei.kamu..
kamu yang aku suka..
kamu yang aku rindu...
merasakan apa yang aku rasa?

kamu yang aku suka...
apa kamu suka aku tatap matamu?
apa kamu suka tersenyum padamu?
apa kamu suka mendengarku?
apa kamu suka aku menggegammu?


Selasa, 07 Mei 2013

Berburu Piala yang Lama Pergi





Piala Sudirman

Piala Sudirman, Piala asal Indonesia yang diperebutkan di ajang kejuaraan dunia beregu campuran 

Tanggal 19-26 Mei 2013 gelaran Kejuaraan dunia beregu campuran (Sudirman Cup) digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Piala asli dari Indonesia akan diperebutkan negara-negara yang mengikuti ajang ini, termasuk Raksasa bulutangkis dunia, China.

Piala yang di cetuskan oleh Bapak PBSI, Dick Sudirman ini mulai dipberebutkan pada tahun 1989, kala itu Indonesia keluar menjadi Juara. Namun di tahun-tahun berikutnya Indonesia tak pernah lagi membawa pulang piala kebanggan Indonesia ini. Ya, Hanya sekali menjadi juara, kemudian sang piala pun terbang ke negara lain. Korea dan China mendominasi raihan piala ini.

Kini setelah 20 tahun lebih piala itu pergi dari negeri asalnya, Timnas bulutangkis kembali berupaya membawa kembali si anak hilang ini. membawanya kembali ke pangkuan ibu pertiwi, dimana ia dilahirkan.Bukan hal yang mudah untuk membawa kembali pulang piala ini, Indonesia tergabung di grup berat bersama China dan India. China seperti kita ketahui, sampai sekarang masih menjadi penguasa bulutangkis dunia. India saat ini tak bisa di anggap remeh, mereka punya Saina Nehwal yang bertennger di peringkat 3 besar dunia, Shindu P.V junior pelapis Saina pun tak kalah mumpuni dibandingkan seniornya. Belum di kekuatan Ganda, India pun punya ganda-ganda yang tak mudah dikalahkan begitu saja.

Untuk dapat maju ke babak selanjutnya, Indonesia harus menang lawan India. Bisa dibilang itu adalah partai Hidup dan Mati. Sudah tentu melawan China lebih berat dari India, kans untuk menang lawan china sangat kecil, tapi tak ada yang tak mungkin.
PBSI sudah merilis skuad Timnas untuk Sudirman Cup, mereka yang dipilih tentu sudah di pertimbangkan baik-baik oleh pengurus. berikut skuat utnuk sudirman cup: 

Tunggal Putri: 
1. Lindaweni Fanetri
2. Aprilia Yuswandari
3. Bellatrix Manuputty
Tunggal Putra:
1. Tommy Sugiarto
2. Dionysius Hayom Rumbaka
Ganda Putra :
1. Angga Pratama
2. Rian Agung Saputro
3. Mohammad Ahsan
4. Hendra Setiawan

Ganda Putri:
1. Nitya Krishinda Maheswari
2. Greysia Polii
3. Tiara Rosalia Nuraidah
4. Gebby Ristiyani Imawan
5. Meiliana Jauhari
Ganda Campuran:
1. Tontowi Ahmad
2. Lilyana Natsir
3. Muhammad Rijal
4. Debby Susanto
5. Fran Kurniawan, Teng 
Memang ini bukanlah timnas kuat seperti China. Tapi kita berharap timnas ini dapat bermain sangat baik, fokus di tiap pertandingan.
Harapan besar berada di pundak mereka, harapan pecinta bulutangkis yang sudah rindu Indonesia kembali berjaya. Harapan agar mereka membawa pulang kembali Piala yang lama pergi itu. Piala kebanggan Indonesia, asli di cetuskan orang Indonesia dan dibuat di Indonesia.
Semoga piala itu merindukan rumahnya, tempat ia dilahirkan. Semoga piala itu tahun ini berkenan pulang kampung halamannya, ke tanah airnya kepangkuan ibunya, Ibu pertiwi.
Sudah banyak yang merindukannya untuk kembali..

Selamat berjuang timnas bulutangkis, berjuanglah sekuat tenaga karena jikapun kalian gagal, tak akan meninggalkan kekecewaan yang mendalam bagi kami..Kami ingin melihat kalian tampil bagus, tampil mati-matian siapapun lawan kalian. Kami hanya bisa mendukung kalian lewat do'a...:)
BRAVO....!!!

Kamis, 02 Mei 2013

Meraih Tangga Prestasi Bulutangkis



Bulutangkis di Indonesia bisa dibilang salah satu olahraga favorit selain sepakbola.  Ada yang bilang Indonesia adalah Nation of Badminton. Tak salah sebutan itu, mengingat banyaknya prestasi kelas dunia yang dicetak dari cabang tepok bulu angsa ini. Kita pun punya atlit-atlit kelas dunia, Liem Swie King, Rudy hartono, Christian Hadinata, Imelda Wiguna, Susi Susanti, Alan Budikusuma, Taufik Hidayat, dll. Pasti kita sudah tahu seberapa besar prestasi yang mereka cetak. Tapi itu dulu, sekarang bulutangkis kembang kepis menghidupkan lagi prestasinya. Puncaknya pada saat Olimpiade 2012 lalu, tak satupun emas dari cabang bulutangkis, jangankan emas, perunggu pun tak ada. Belum lagi kegagalan dari Thomas Uber Cup 2012, yang hanya mencapai babak perempat final.

Disini, tak aku bahas soal kegagalan itu..itu hanya flashback di era kepengurusan lama. Saat ini PB PBSI mempunyai jajaran pengurus baru. Di komandani oleh Menteri Perdagangan Indonesia, Gita wirjawan, pecinta bulutangkis mengharap angin segar dari terpuruknya prestasi. Harapan itu semakin menjadi ketika pak Gita memboyong pulang Rexy Mainaky yang selama ini menjadi pelatih di luar negeri. Mainaky bersaudara diajak bergabung untuk menangani pemain-pemain pelatnas. memang yang baru bergabung baru Richard Mainaky (pelatih Ganda campuran) dan Marleve Mainaky (pelatih Tunggal putra), Reony Mainaky masih belum bergabung karena masih ada kontrak di jepang hingga tahun depan. Bahkan Gita Wirjawan pun juga mengaja mantan ratu bulutangkis Indonesia, Susi Susanti untuk menemani Rexy mencetak generasi baru bulutangkis Indonesia. Beberapa pelatih yang dulu hengkang dari pelatnas, diajak kembali oleh pak Gita untuk kembali melatih dipelatnas.

Disadari atau tidak, beberapa bulan setelah pak Gita memimpin PBSI sedikit demi sedikit prestasi mulai muncul. di Mulai dari Hendra/Ahsan yang menjuarai Malaysia Super Series pada bulan Januari (koreksi kalo salah), Hanna Ramadhini (juara tunggal putri Vietnam Intl. Challange), di Australia GPG kita meraih 3 gelar (ganda putra, ganda putri, ganda campuran), 2 gelar dari New Zealand Gp (lewat ganda putra dan ganda campuran). Bahkan Tontowi/Liliyana sukses membawa pulang medali emas All England ke dua kali setelah mereka juara di tahun 2011, mereka pun sukses mencetak hattrick di india super series. 
Perlahan gelar demi gelar berhasil diraih, tak banyak tapi cukup membawa hasil di era kepimpinan Gita wirjawan. 

Perjalanan masih panjang, masih banyak turnamen yang harus di ikuti, masih banyak gelar juara yang harus diraih. Bulan ini ada Sudirman Cup, piala asli Indonesia itu hanya pernah mampir di negeri asalnya sekali yaitu tahun 1989. Sudah sangat lama pecinta bulutangkis menghrapakan piala itu pulang kampung ke negerinya. Bulan ini kita punya kesempatan meraihnya. Tak mudah memang, kita satu grup dengan China, yang mendominasi semua nomer, begitu pun dengan India yang bisa dibilang saat ini mempunyai pemain-pemain yang tak bisa dianggap remeh. Peluang tentu ada, hanya tinggal bagaimana atlit berjuang mengambil peluang itu. Target PBSI tak muluk-muluk, masuk Semufinal sudah bersyukur. tapi di hati yang paling dalam pecinta bulutangkis ingin Indonesia juara. Semoga. Doa, dukungan kita selalu menyertai setiap perjuangnmu..

Selamat Berjuang. :)
 

(c)2009 my memory, my story . Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger